Cinta Beda Agama? Bolehkah?

Gambar
“Kekuatan cinta mampu menaklukkan segalanya.” Slogan tersebut kerap melekat pada objek abstrak bernama cinta. Dan aku   yakin slogan tersebut bukan hal yang asing lagi di telinga kita. Karena slogan tersebut sering digembar-gemborkan media mulai dari lagu, cerita, dan film terutama.menurut kamu, berapa banyak cerita yang mengisahkan persatuan dua insan yang dipisahkan oleh tembok keterbatasan? Mulai dari beda kasta sosial, beda tingkat ekonomi, beda negara, beda suku, tanpa terkecuali beda agama. Perbedaan kasta sosial dan tingkat ekonomi bisa dipertipis jaraknya dengan berusaha menempuh pendidikan yang tinggi, sehingga bisa menghasilkan harta yang lebih banyak dan menjalin networking yang lebih luas. Perbedaan negara, tidak menjadi masalah yang berarti jika kamu bisa fasih berbahasa asing dan jika memang kamu menyukai travelling. Perbedaan suku, mengingat sudah banyaknya hubungan silang antarsuku, maka kendala ini tidak menjadi tembok penghalang yang begitu besar. Walaupun imp...

Gagal Move On?




Perpisahan. Kita semua mungkin sudah sering melalui ini, sepertinya ini merupakan bagian dari kisah hidup semua orang. Walaupun sudah berakhir untuk waktu yang cukup lama, tapi sepertinya kita tidak bisa mengeluarkannya dari kepala kita begitu saja, meskipun ucapan "selamat tinggal" sudah dikatakan, dan sepakat untuk berpisah. Tapi kita tetap menggenggam semua bagian indah dari pasangan masa lalu kita (mantan) meskipun kita tahu itu semua sudah berakhir. Lalu mengapa kita masih memikirkannya? Hmmm.. apakah alasannya ada di salah satu daftar yang ku buat?

 

 

1. Stalking


Hal pertama yang membuat orang itu susah move on adalah kebiasaan stalking tingkat dewa. Setelah putus atau mungkin berpisah dari orang yang kita sayangi, salah satu kebiasaan buruk kita adalah selalu saja melihat sosial media sang mantan berulang-ulang. Sebenarnya nggak salah kalau kita ingin mengetahui kabarnya semenjak tidak bersama kita lagi. Akan tetapi, ”apakah dengan mengetahui kabar itu akan membuat kita bahagia?" Jawabannya yang paling mungkin adalah tidak. Karena ketika dia sudah bahagia dengan orang lain, hal itu justru akan lebih membuat kita semakin menderita, stress bahkan sampai tidak mood melakukan apapun . Betul ga?


 

2. Masih Berharap

Salah satu alasan mengapa kita tidak dapat lepas dari bayangan masa lalu kita adalah karena harapan itu masih ada. Harapan untuk bersamanya kembali beserta keinginan untuk merajut kisah yang seharusnya sudah berakhir. Percaya atau tidak, harapan seperti itulah yang memaksa hati kita untuk tinggal pada perasaan yang lama. Kita tidak akan mungkin benar-benar melepasnya apabila harapan itu masih dipelihara di dalam hati kecil kita kan?


 

3. Masih Menyimpan Barang Kenangan



Kadang kita terlalu berat untuk membuang barang atau benda apapun yang menyimpan kenangan tentangnya. Contoh sederhana adalah foto kita berdua dengannya  pada masa lalu. Tak ada salahnya menyimpan benda-benda itu sebagai kenangan dari cerita yang sudah usai. Akan tetapi, lebih baik kija kita menjauhkan diri dari benda-benda tersebut agar kita tidak gampang teringat dia lagi. Tidak perlu dibuang, cukup di berikan kepada yang lebih membutuhkan. Apabila itu berupa pakaian, sepatu, atau mungkin boneka, saranku adalah untuk berikan saja kepada teman atau saudara kita. Selain membantu kita untuk lebih fokus menatap masa depan tanpa teringat mantan, kita juga jadi bisa beramal, karenanya bukan? hehe..



4. Mendengarkan Lagu



Siapa disini yang suka mendengarkan lagu? yapp aku juga!! hehe.. Lagu sejatinya adalah karya seni yang indah. Ada beberapa jenis lagu dibuat sengaja mengalun indah di telinga, dengan lirik yang terbilang galau. Lagu galau sejujurnya memang asyik untuk didengarkan ketika senggang. Namun untuk orang yang baru patah hati, lagu-lagu semacam ini sebaiknya dihindari karena akan memperlambat proses move on. Ketika mendengarkan lagu macam ini, hati bukannya bahagia malah akan lebih sedih  karena teringat dia yang telah pergi. Percaya deh, akupun masih kadang ikut terawa suasana hinggal menangis semalaman karna kadang lagu yang di dengarkan, malah membuat kita makin meratap.

 


5. Terlalu Sulit Untuk Membuka hati



Salah satu hal yang bisa menghambat proses kita untuk bisa move on adalah karena kita masih belum bisa berdamai dengan keadaan. Ada saja penyesalan yang masih tertinggal di belakang. Barangkali, kita belum bisa memaafkan diri sendiri atau mungkin orang yang pernah menyakiti kita. Sederhana saja, ketika kita belum bisa berdamai dengan keadaan jangan pernah berharap kita akan bisa melupakan segala yang terjadi di masa lalu. Pernah nggak kita berpikir "mengapa kita harus mengalami yang namanya patah hati? Atau mengapa kita selalu saja galau dan tidak bisa bangkit dari keadaan?" Kadang salah satu jawaban dari pertanyaan-pertanyaan itu adalah kurangnya kedekatan kita dengan Tuhan. Kita seringkali lalai dan tanpa sadar kita telah jauh dari Tuhan. Barangkali, Tuhan rindu dengan kita dan Dia ingin kita mendekat kepada-Nya. Percayalah, ketika kita rajin berdoa dan ikhlas, akan ada kemudahan bagi kita untuk move on dan mendapat pengganti yang lebih baik dari dia di masa lalu. :)


Ketika kita tak lagi mempunyai alasan untuk tetap berada disisi seseorang, atau disaat dia tak lagi menetap di hati kita karena ia ingin berpindah ke lain hati, maka disaat itulah kita harus merelakan orang tersebut. Merelakan bila diri kita nanti terluka atau tersakiti, rela bila dia lebih memilih orang lain, dan rela untuk segala kisah yang nantinya hanya tinggal kenangan. 

Apabila hati terasa begitu berat untuk merelakan, cukup bersabarlah karena itu mungkin yang terbaik untukmu, bila masih terasa berat berusahalah untuk melawannya, jangan terlarut begitu dalam karena itu hanya akan membawamu ke dalam kesedihan yang lebih dalam lagi


 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Saat usia menginjak hampir 30, dimana jodohku?

Cinta Beda Agama? Bolehkah?