Cinta Beda Agama? Bolehkah?

Gambar
“Kekuatan cinta mampu menaklukkan segalanya.” Slogan tersebut kerap melekat pada objek abstrak bernama cinta. Dan aku   yakin slogan tersebut bukan hal yang asing lagi di telinga kita. Karena slogan tersebut sering digembar-gemborkan media mulai dari lagu, cerita, dan film terutama.menurut kamu, berapa banyak cerita yang mengisahkan persatuan dua insan yang dipisahkan oleh tembok keterbatasan? Mulai dari beda kasta sosial, beda tingkat ekonomi, beda negara, beda suku, tanpa terkecuali beda agama. Perbedaan kasta sosial dan tingkat ekonomi bisa dipertipis jaraknya dengan berusaha menempuh pendidikan yang tinggi, sehingga bisa menghasilkan harta yang lebih banyak dan menjalin networking yang lebih luas. Perbedaan negara, tidak menjadi masalah yang berarti jika kamu bisa fasih berbahasa asing dan jika memang kamu menyukai travelling. Perbedaan suku, mengingat sudah banyaknya hubungan silang antarsuku, maka kendala ini tidak menjadi tembok penghalang yang begitu besar. Walaupun imp...

AKU KESEPIAN, Apakah kamu juga?



Aku kesepian sampai di level dimana aku melakukan banyak hal untuk di perhatikan oleh khalayak. Nyatanya, tak pernah ada yang benar-benar memperhatikanku. HAHAHAHAH. LOL  Pernah juga aku gak pakai Profile Photo baik di IG maupun wa, centang biru nya ku matikan begitu juga last seennya, postinganku di IG dulunya banyak dan rajin bikin story di kedua media sosial itu, Lalu kucoba arsip semuanya demi melihat respon orang-orang (followers) di sekitarku, nyatanya tak pernah ada yang peduli tuh.

Tak pernah ada yang bertanya kenapa postinganku semuanya hilang, kenapa aku sudah tak pakai foto profil? atau kenapa centang biruku tak aktif? hingga akhirnya semakin lama aku mulai terbiasa seperti ini.

Lalu sekarang aku juga sudah sampai di tahap dimana aku terbiasa sendiri. Aku suka kemana-mana sendiri, dan akan merasa risih jika ada seseorang yang baru  datang ke kehidupanku. Walaupun kadang akupun mengharapkan ada yang menemani kemana-mana, tapi... yasudahlah.

Keseharianku, aku suka menghabiskan waktuku sendiri mendengarkan musik dengan earphone sambil baca-baca novel atau bahkan tidur sepanjang hari. Kadang aku sering stay awake sampai pagi buta berharap seseorang datang dan membawa ku keluar dari dunia yang sepi ini, tapi ketika ada orang yang masuk malah aku justru merasa risih.

Akhir-akhir ini aku jarang chatting, yaaa walaupun kadang masih posting-posting story. Dan sekarang lebih parahnya lagi.aku juga sudah mulai halu tentang kehidupan yang lebih asik, lebih ramai dan lebih bebas,walau nyatanya semua hanya halu semata. hehe..

Dunia luar rasanya terlalu kejam dan aku merasa kurang nyaman dengan kesendirianku saat ini. Apakah tidak apa jika aku malah terbiasa seperti ini? Apakah normal bagiku? Apakah aku  perlu mereka? Entahlah terlalu banyak pertanyaan dalam benak ini ketika aku mulai menghabiskan waktu sendirian.


Apakah ada diantara pembaca blog ini yang mengalami hal yang sama dengan ku? mohon share, agar kita bisa saling mengisi kesepian ini :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Saat usia menginjak hampir 30, dimana jodohku?

Cinta Beda Agama? Bolehkah?